Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini33
mod_vvisit_counterKemarin58
mod_vvisit_counterMinggu ini33
mod_vvisit_counterMinggu lalu358
mod_vvisit_counterBulan ini1330
mod_vvisit_counterBulan lalu3800
mod_vvisit_counterTotal25264

We have: 2 guests online
Your IP: 38.107.179.231
 , 
Today: May 20, 2012
Jadwal Waktu Shalat

Tanah Ambles, Enam Rumah Terancam Longsor

PURWOREJO-Sedikitnya enam rumah di Desa Redin, Kecamatan Gebang, Purworejo terancam longsor. Tanah yang menjadi tumpuan rumah-rumah tersebut ambles setelah dua pekan hujan mulai mengguyur wilayah Purworejo.
Para pemilik rumah khawatir jika tidak segera ditangani longsor akan benar-benar terjadi. Enam rumah yang terancam itu milik Yatinah (60), Rohmat (61), Urip (52), Sulastri (52), Slamet (50) dan Yoso (51). Seluruhnya berada di wilayah RT 1 RW 1 Dukuh Krajan Redin.

"Tanah sebenarnya sudah mulai ambles sejak setahun lalu, tapi hujan belakangan ini bertambah parah," ujar Urip.
Sulastri menambahkan, sebelum peristiwa retakan setahun lalu, tanah yang ditempati sudah pernah bergerak sekitar 2006. Saat ini, panjang retakan kurang lebih 150 meter dengan lebar 10 - 15 sentimeter.

Lebih lanjut disebutkan, enam pemilik rumah sudah tidak takut dan pasrah menghadapi risiko dengan tinggal di lahan yang labil itu. Warga, lanjutnya, meningkatkan kewaspadaan setiap hujan lebat turun lebih dari tiga jam.  
"Kami tetap tinggal di rumah yang sekarang ini bangunannya sudah miring dan hanya meningkatkan kewaspadaan saja," terangnya.

Pemerintah, katanya, sudah pernah menyarankan warga untuk pindah dari lokasi tersebut. Namun, Sulastri mengaku keberatan untuk pindah karena selain tidak memiliki lahan, biaya yang harus dikeluarkan juga besar.
"Pemerintah juga tidak memfasilitasi, hanya pernah memberikan bantuan mi instan dan beras saja untuk warga korban tanah ambles," ujarnya. (H43-45)

Sumber: suaramerdeka.com edisi 25 November 2011

Terakhir Diperbaharui (Jumat, 25 November 2011 00:25)

 

Tulis Komentar Disini


Security code
Refresh